30

744 Kata

Daniel dan Rifia telah melaksanakan pernikahan-nya,tidak terlalu megah hanya Sederhana. Sebenarnya Daniel sudah menawarkan beberapa macam pesta pernikahan yang megah,namun Rifia menolak karena ia tidak suka pesta yang terlalu mencolok,yang penting sah saja. Daniel sering sekali bertanya tanya,bukankah pernikahan itu satu kali dalam seumur hidup? Apa salahnya memiliki pesta yang megah agar bisa selalu dikenang seumur hidup. "Apa kau menyesal tidak memilih tema Pernikahan yang ku sarankan kemarin?" Daniel bertanya kepada Rifia yang pada saat ini tengah mengeringkan rambutnya dengan Hairdryer. Rifia sontak menoleh dan menggelengkan kepalanya,"Tidak. Untuk apa aku menyesal? Kan sama saja ending dari suatu pernikahan yaitu berakhir dengan sah, Benarkan?" Daniel mengembangkan senyumnya dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN