28

522 Kata

.. "Halo Daniel,ini aku Airi bisa kita bicara sebentar?" "Tentu,mau berbicara dimana?" "Di cafe dekat Stasiun" "Baiklah,aku segera kesana bersama dengan Rifia" Daniel mematikan sambungan telpon dan menggandeng pergelangan tangan Rifia lembut "Ayo?" Ajak Daniel "Kemana? Siapa yang telpon?" Tanya Rifia ia langsung berdiri dari jongkok sewaktu Daniel menarik pergelangan tangan-nya. "Airi,dia ingin membicarakan sesuatu" Rifia mengangguk paham,"Ayo?" -- Seorang wanita berkemeja biru bergaris putih tengah duduk dengan kaki yang ditimpa dengan kaki satunya,sesekali ia menyeruput kopi yang baru saja ia pesan. Tangan-nya bergetar dan mulai merasa bingung mau memulai perkataan dari mana. Airi menghela nafas pelan,ia mencoba merilekskan pikiran-nya agar tidak merasa terlalu grogi "Duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN