11

517 Kata

Rifia dan Daniel tidak bergeming sedari tadi padahal ada banyak hal yang harus Daniel dan Rifia bahas pada saat ini. "Ah aku merasa seperti dimusuhi pada saat ini" Kata Daniel memecah keheningan,ia melipat kedua tangannya didada. Rifia hanya melirik sesekali ke arah daniel,ia tidak mau membalas perkataan Pria j*****m seperti Daniel. "Aku ingin meminta saran darimu,aku harus bagimana kan anak anakku itu? Apakah aku akan membawanya kemari atau kutinggalkan?" Tanya Daniel, ia terlihat seperti orang yang bingung sekali.  Rifia meraih secangkir Green tea hangat yang telah ia beli disebuah kedai dan meminumnya perlahan lahan. "Meminta saran dariku? Untuk apa? Kau yang berbuat kau harus berani bertanggung jawab. Aku tidak mau membuat keputusan" Rifia meletakkan kembali cangkir green tea ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN