Bab 46 : Sanksi Sosial

393 Kata

"Mau gimana pun jalan ceritanya, yang namanya pelakor yang tetap pelakor. w************n yang gak ada harga dirinya. Sekarang saya tanya deh buat kamu... Emang pantas wanita kayak kamu di sebut wanita elegan dan bermoral? Enggak, Kan? Mana ada wanita baik-baik, wanita bermoral nan elegan yang mau tidur sama laki orang padahal belum ada status pernikahan." Sangat jauh dari dugaan, ia pikir ibu RT akan membantunya, atau paling tidak menghentikan semua kalimat hinaan yang dilontarkan kepadanya. Akan tetapi yang ada malah ikut menyerangnya dan menyalahkan dirinya saja. Aditya tersenyum miris, jangan pikir setiap ia melakukan itu dirinya terbebas dari rasa bersalah, bahkan sampai detik ini ketika dirinya hendak menyentuh Andini, maka bayang-bayang wajah Nafisah akan menghentikan kegiatannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN