Bab 62 Kidnapping Iham duduk di ruang tengah sambil memainkan ponselnya. Ia tidak ikut bergabung bersama keluarganya yang sedang mengobrol dengan Ajeng soal acara lamaran yang akan mereka lakukan karena merasa tidak perlu. Meskipun ia tidak menyukai dan membenci hubungan kakaknya dengan wanita yang ia suka, Iham tetap tidak bersikap defensif. Ia masih bisa menggunakan akalnya dengan baik. Iham tidak mau membenci Ajeng yang mengikuti kakaknya yang berbohong. Dan juga, ia tidak bisa membenci Adam.... Meskipun sang kakak merebut gadis yang ia cinta. Iham selama ini selalu menginginkan kebahagiaan kakaknya. Ia sama sekali tak pernah iri dengan pencapaian Adam yang selalu membuat kedua orang tuanya bangga, dan terkadang membuatnya merasa insecure karena terlihat seperti sampah yang hanya

