Mama Santi terduduk dengan perasaan tak enak. Ia baru saja menerima panggilan telepon dari mantan calon besannya. “Kenapa, Ma?” tanya Papa Hendra pada istrinya yang terlihat shock. Mama Santi terlihat melamun sambil memegang sofa yang didudukinya. Mama Santi menoleh sebentar lalu menjawab, “Mama baru dengar berita yang cukup mengejutkan, Pa.” Papa Hendra duduk di samping istrinya. Memeluk lengannya dari samping untuk menenangkan Mama Santi yang terlihat masih shock. “Ada apa sebenarnya?” “Mama dapat telepon, katanya Adam melaporkan Irish ke penjara atas tuduhan penculikan.” “Penculikan?” Wajah Papa Hendra terlihat kebingungan. “Memang siapa yang diculik, Ma?” “Ajeng, Pa!” “Ajeng?” Papa Hendra makin bingung. “Memang kapan Ajeng diculik? Mama tahu?” Mama Santi segera menggeleng. “It

