Acara resepsi Hera selesai tepat pukul lima sore. Waktu yang masih lumayan panjang untuk kembali ke Yogya dan kemudian meneruskan perjalanan ke Magelang. Setelah mendengar cerita dari Tante Mayang, pikiranku sebenarnya menjadi nggak tenang. Aku ingin secepatnya bertemu Papa, tapi tentu saja nggak mungkin kulakukan karena aku masih menanggani klien. Rifki yang mengajak pulang bersama juga nggak terlihat lagi, atau mungkin dia masih menungguku karena memang ada beberapa kali panggilan dari nomor asing tapi kuabaikan karena terburu-buru ingin segera mengantar Hayu dan Lian kembali ke Yogya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Magelang. Aku sengaja nggak memberitahu Gara, karena jika mengetahuinya, dia pasti akan melarangku. Dan syukurnya sampai saat ini Gara belum ada menghubungiku lagi, jad

