Part 13

1431 Kata

"Makasih ya, Bik," Kinan langsung menutup mulutnya saat semangkuk sayur lodeh dihidangkan oleh Bi Tatik di atas meja makan. Tepat di depan Arya yang menerimanya dengan wajah berbinar. Perutnya merasa mual ketika hidungnya menangkap bau santan dari sayur yang letaknya cukup jauh darinya itu. "Kinan kenapa?" tanya ibu Ratri yang duduk di sampingnya. Kinan menggeleng sambil tetap membungkam mulutnya. Bu Ratri lalu melihat anaknya yang akan mencicipi kuah sayur. Tadi sebelum sayur lodeh itu datang, keadaan Kinan baik-baik saja. Berarti tersangkanya sayur itu. "Arya, kamu singkirin sayur lodehmu itu dari sini." tukasnya memerintah. "Ma ...." gerutu Arya tak terima. Dia sudah menginginkan sayur ini dari tadi pagi. "Kinan nggak tahan baunya." lanjut ibu Ratri lagi. "Bau apa? Ini tuh seger b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN