EXTRA PART 01

2225 Kata

"Iook..." "Ara mau apa?" "Iiooookkk...." rengek Ara saat Sang ayah malah tak segera membawanya ke luar rumah padahal bunyi kesukaannya itu sudah makin mendekat. Coba kalau aku enggak digendong Papa, aku pasti udah beli sendiri, mungkin jika Ara sudah bisa bicara jelas, dia akan berkata seperti itu. "Iya ayo kita beli cilok. Tapi, Ara cium Papa dulu dong." Sambil menyodorkan sebelah pipinya, Arya malah memberi syarat pada anaknya sendiri. Ara tidak langsung mencium pipi ayahnya, bayi itu malah tambah merengek hingga membuat Arya panik seketika. Ara baru diperbolehkan pulang tadi pagi, bisa gawat jika kondisinya drop lagi. "Ara mau beli ciloknya berapa?" tanya Arya sambil berjalan keluar rumah. "Mama dibeliin enggak?" lanjutnya lagi, Arya sengaja berjalan pelan-pelan. Dia sangat gemas d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN