“Menurut kamu gimana, Yu? Tias mengagetkan. “Apanya yang gimana?” tanyaku. Khawatir aku salah tangkap. “Iya, maksudnya, gimana menurut kamu kalau kita bikin acara reuni angkatan, sambil nginep gitu. Gak usah lama-lama, semalam aja,” ucap Tias. “Hmm… aku gak tahu sih, kalau nginep gitu apa boleh atau nggak ya sama orang tua. Tapi kalau memang jadi diadakan, aku minta kabarnya aja,” jawabku. Padahal sejujurnya, untuk apa aku ikut jika tidak ada Satya di sana. “Oh gitu ya. Kalau konsepnya kemping kayak gitu, boleh? Aku pastikan aman kok, dan gak ada yang aneh-aneh. Tenda cewek sama coeok juga dipisah,” tanya Erfan. Dari cara bicaranya sih, sepertinya ia memang benar-benar niat ingin mengadakan acara semacam itu. “Ya, aku gak bisa mastiin sih. Lagi pula kalian kalau mau pergi ya pergi aj

