Bab 37

1242 Kata

Mereka berlima melirik ke arahku. Aku sengaja membusungkan tubuhku agar mereka bisa melihat tali kur yang menghiasi pakaianku saat ini. Dan tali penanda di lenganku bertuliskan “Poltar”. Hanya sebagai kode keras, bahwa mereka sudah tak berhak bertanya apa yang sedang aku lakukan sekarang. “Kalian terkepung! Jangan coba melawan, atau kalian dalam masalah!” Seru La Ode memperingatkan. Aku berjalan ke arah Udin, dan berdiri tepat di belakangnya di ikuti anggota Poltar lain. Kami semua berjajar siap melindungi Udin, jika sesuatu yang buruk terjadi. Melihat kami yang “keren” ini pasti akan membuat mereka gentar. Atau bahkan terpesona. Dari kejadian ini, membuatku sadar, betapa hebatnya menjadi Poltar. Jika Bang Edy melihat ini, ia pasti akan sangat bangga, dan kemudian menepuk pundakku. “Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN