bab 112

2111 Kata

"Aku emang salah, kenapa aku enggak ada ide lain selain bilang sama Jenar kalau Mama sakit. Tapi emang cuma itu caranya buat dapet simpati Jenar, sekarang malah jadi kayak gini. Dasar g****k! g****k!" Reza merutuki diri sendiri sembari menoleh ke kanan dan ke kiri berharap dia bisa melihat Jenar yang sedang berjalan kaki, tapi sayangnya gadis itu sudah tidak terlihat lagi hingga dengan kesal pemuda itu memukul stir yang ada di hadapannya dengan tangan kirinya. Rasanya frustasi tidak tahu harus berbuat apa, pemuda itu lalu mengarahkan mobilnya ke arah rumah Jenar dan saat di persimpangan Jalan secara tidak sengaja pemuda itu melihat Jenar sedang di bonceng sebuah sepeda motor bebek, rupanya gadis itu naik ojek. Pantas saja dia langsung tidak terlihat saat Reza mengejarnya. Tanpa pikir p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN