"Kok sepi," gumam Reza yang lalu menoleh ke belakang, lelaki itu tersenyum melihat penyebab mobil itu terasa sepi sekarang rupanya ketiga penghuni kursi tengah tengah tertidur lelap saat ini meski mereka belum terlalu jauh meninggalkan pintu gerbang taman bermain. "Mereka pasti capek," sahut Bekti penuh pengertian, lelaki itu juga tersenyum usai melirik sang putri yang lelap dalam dekapan Jenar. "Iya, apalagi Abraar yang enggak berhenti lari ke sana ke sini," timpal Reza, Bekti mengangguk membenarkan. Membicarakan Abraar, Reza jadi teringat pada kedua orang tuanya dan yang pemuda itu lakukan adalah menghubungi mereka. [Pak, kita udah OTW pulang dari taman bermain] Pesan yang Reza kirimkan untuk Samuel karena pemuda itu tahu kalau Samuel dan Meisya sedang tidak ada di rumah hari i

