"Nar, kamu udah siap?" tanya Mbok Nah membuat Jenar yang sedang memasukkan nasi ke dalam kotak bekalnya menoleh, di ambang pintu tengah rumah sederhana itu Mbok Nah menatapnya dengan senyum manisnya. "Bentar lagi, Mbok, ini aku lagi ambil bekel," jawab Jenar yang kembali menatap kotak bekal yang di pegangnya. "Bawa bekelnya yang banyak dong, aku juga mau." Jenar menoleh kaget saat tiba tiba mendengar suara yang tidak biasa di dengarnya di pagi hari, di rumahnya pula. "Mas Reza, kok udah di sini?" tanya Jenar sambil menatap sang nenek yang tersenyum semakin lebar, di belakang wanita itu Reza berdiri sambil memegang bahunya. Juga menatap Jenar sambil tersenyum lebar seolah pemuda itu begitu senang menatap wajah bingung Jenar. "Nak Reza di sini dari tadi, dari waktu kamu masih mandi

