"Bagaimana menurutmu?" Sean mengedipkan mata ke arah George. "Cukup menegangkan, bukan?" George membisu, hanya menatap Sean dengan ekspresi serius. Sesaat kemudian, anak laki-laki itu menggeleng pelan. "Tidak cukup menegangkan," jawabnya. "Terlalu bertele-tele dan mudah ditebak." Sean menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Padahal dia selalu suka membaca ulang cerita Ascension ini, tetapi ternyata seleranya dan anak kecil di depannya ini sangat berbeda. "Baiklah, kupikir cerita ini kurang cocok untukmu," gumamnya lirih. Sean pun berpikir sejenak, mencari cerita baru yang mungkin akan membuat George senang dan suka mendengarnya. "Apa kau tak punya cerita lain?" George bertanya, berusaha menantang pemuda dengan umur yang berselisih cukup jauh dengannya. "Hmm." Sean menatap ke langit

