Kak rena memeluk mas edo dengan kalimat menenangkan, pria yang membelah hati kak rena itu kini menangis lemah karena dia bukan lah siapa-siapa lagi. Hitungan beberapa menit pihak be wajib telah sampai di kediaman mas edo, para nasabah telah melaporkan mas edo atas tindakan penipuan dan penggelapan dana nasabah padahal kita semua tahu itu semua tidak benar, Mas edo mengerti ini adalah cara nasabah meminta pertanggung jawabannya. Mas edo sama sekali tidak melawan ke pada pihak berwajib, karena pada dasa nya ini memang harus di jalani. “Mas…” panggil kak rena. “Iya Ren…” “Jaga kesehatan ya, aku akan mengunjungi mas setiap akhir pekan. Mas belum pernah bertemu Alvin dan Kevin, kan? aku akan membawa mereka juga!” ucap kak rena tegar sambil menangkup wajah Mas edo namun air mata nya terus meng

