Angga dan Feli bergegas menuju pantai, butuh waktu sekitar 4 jam untuk sampai. Mereka berbincang ringan selama di perjalanan, sesekali Feli melirik Angga dan mengagumi ketampanannya, dia merasa menjadi perempuan yang plin plan. Di satu sisi iya mendambakan cinta sejati bersama Mas Bayu, dan di sisi lain hatinya bergerak menuju Angga, pelukan dan kehangatannya mengatakan feli adalah dunia angga, membuat Feli merasa di butuhkan. Rasa yang selama ini tidak pernah hadir lagi, bagaimana bisa feli di butuhkan orang lain sedangkan dirinya sangat kekurangan dan membutuhkan orang lain. “Hey Fel, kenapa murung…?” padahal kita mau jalan-jalan tapi wajahnya kenapa sedih. "Iya Angga! maaf ya…” Angga melihat feli dengan segudang pertanyaan di tengah rasa cemburu yang mendera, Angga berusaha menutup mu

