Work ini lebih dari satu buku yang guys! Dan bab ini adalah awal buku kedua. Tadinya mau aku bikin di work baru, tapi ribet. Akhirnya aku jadiin satu aja. . . . Grace menggeram pelan saat merasakan pijatan lembut di pundaknya. Dirinya sangat butuh pijatan ini, mengingat selama sepekan kemarin ia harus berjibaku dengan kesibukan di kantornya. Begitu Ella menelepon dan mengajaknya menghabiskan waktu di spa, Grace tidak menolak. “Bagaimana perjalananmu?” tanya Grace sambil menunjuk lengan kanannya, agar mendapat pijatan sedikit lebih kuat. “Biasa saja. Ehm, membosankan.” Grace hanya menggumam sekali dan kembali diam merasakan nikmat pijatan terapis di tubuh bagian atasnya. Sedangkan Ella memilih perawatan manikur sambil sibuk membaca majalah mode. “Seandainya nasibku seperti dirimu

