BULAN SABIT YANG SEMBUNYI Arum tidak menyangka Hendrik tega melakukannya, Hendrik lebih memilih mendorongnya dengan kasar daripada berhenti dan membiarkan Arum melihat perempuan itu. "Apa-apaan ini." Pak camat mencoba memberdirikan Arum sambil matanya melotot kepada Hendrik. "Kamu tidak punya perasaan kamu laki-laki bodoh, suatu hari kamu akan menyesal dan aku orang pertama yang akan membuat kamu menyesal!" Dari ekspresinya jelas Hendrik terkejut melihat Arum terjatuh. Tapi dia tidak punya pilihan semuanya sudah terjadi. Ia sempat ingin menarik lengan Arum tapi Arum menepiskan nya. Sakit diperlakukan seperti ini. Arum benar-benar tidak menyangka tingkat ketidakpedulian Hendrik begitu tinggi. Arum kemudian berdiri, ia menarik perempuan itu, ia melihat wajahnya wajah yang sedari ta

