BAB 35. Aku Akan Bersabar

1832 Kata

Daniel setengah berlari menyusuri bandara sembari menelpon. Namanya telah di panggil dua kali oleh maskapai penerbangan. Ia merasa sangat jengkel, panggilan telponnya tak jua di jawab Rayhan. Dia memasuki pesawat dan memandang jauh keluar jendela, tapi fikirannya melayang memikirkan kemana Mia? Mengapa Mia tak menghubungi dirinya? Fikirannya terus menerawang jauh. Hatinya di penuhi rasa rindu dan khawatir kepada Mia. Ada Rasa haru yang membuncah di daalam dadanya saat kakinya menginjak tanah kelahirannya. Iamenaiki Taxi menuju alamat seseorang "Rayhan!" Daniel setengah berteriak memanggil Rayhan agar lelaki itu membukakan pintu galerinya. Ketika wajah Rayhan muncul membukakan pintu, Daniel langsung mendorong tubuhnya hingga tepojok membentur dinding. Daniel mencengkeram kerah baju R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN