Mia semakin membaik keadaannya, Ia juga sudah dapat membaca Alqur'an dengan sangat baik. Namun Mia sangat merindukan Rayhan, dia telah berusaha mengubur rasa di dalam hatinya, akan tetapi sepertinya hal itu tidaklah semudah membalikan telapak tangan, padahal saat ini telah lebih dari 6 bulan sudah terlewati sejak mereka berpisah . Mia pun sangat merindukan Daniel, dia sering kali memikirkannya. Seringkali setoran hapalan Mia tersendat dan harus mengulang karena Mia yang gagal fokus, tiba-tiba bayang Daniel masuk ke dalam fikirannya. Mia khawatir kepada Daniel, dia tahu pasti Daniel berusaha mencarinya. Dan dia pun tahu Daniel pasti mencemaskan dirinya. Namun Mia tidak dapat memberitahukan di mana dirinya saat ini berada. Dia yakin dengan pasti Daniel akan datang ke tempatnya sekarang. M

