Daniel berusaha melepaskan pelukan Mia, tapi Ia tidak berhasil. "Mia..ayolah!" Mia justru semakin mengetatkan pelukannya. Daniel tersenyum, sebuah ide menyelinap di antara pikirannya. "Baiklah... kalau kau tak mau bangun, Jangan menyesal, aku akan hitung sampai 3" Mia masih jua tidak bergeming. 1 2 3 Daniel mengangguk seraya tersenyum nakal, Ia menyusupkan jemarinya pada ketiak Mia. Dan mengerakkan jemarinya dengan cepat. "Hahahaha.. hahaha... hahaha" Tubuh Mia menggelinjang. Namun Ia masih tak melepaskan pelukannya. "Kau masih belum menyerah..?! baiklah!" Daniel menyusupkan tangannya yang sebelah lagi, pada ketiak Mia yang lain. Ia mengelitik ketiak Mia dengan kedua tangannya secara bersamaan. "Hahahaha.. hahaha... hahaha.... ampun... ampuuuuuunn." Mia seketika melepaskan pelukan

