Paman Ruma datang ke galeri Allynna mengajak anak lelakinya yang sedari tadi melihati Allynna yang menawarinya banyak kue. Tentu saja hati anak itu jadi senang sekali. Driel paling suka cokelat dan segala makanan yang manis. “Anak paman lucu sekali. Sekarang sudah besar, ya?” Allynna mengelus-elus kepala Driel yang tampak asyik dengan makanan yang tengah dinikmati sedikit demi sedikit itu. Allynna tahu kalau maksud kedatangan Paman Ruma terkait dengan masalah yang tempo hari pernah mereka bicarakan. Paman Ruma mengatakan jika Allynna bisa masuk ke perusahaan minggu depan, karena butuh waktu untuk membuat peluang itu ada. Paman Ruma bekerja sama dengan beberapa orang yang masih memiliki loyalitas kepada mendiang Ibu Allynna, tentu saja mereka banyak yang tidak setuju atas perbuatan yang d

