“Cilla menatap Allynna yang sedang memegangi kotak baju pemberian Austin. Cilla tahu kalau Allynna tidak suka dengan acara yang harus ia hadiri bersama dengan Austin. Allynna diajak oleh Austin dan dia tidak bisa menolak. Takut Austin akan kecewa. Cilla mengerti dengan keadaan Allynna. Ia kini terjebak bersama Cilla di kamarnya. “Kau benar diundang juga?” Allynna sudah menanyakan berkali-kali kepada Cilla takut dia berbohong. Cilla memutar bola matanya jengah, “Kau bahkan sudah menyentuh undangannya. Apa itu terlihat palsu?” “Cilla, tolong aku. Aku tidak ingin pergi. Tapi aku sudah bilang mau kepada Austin. Aku hanya takut saja saat orang-orang akan melihatku. Aku merasa ….” Allynna mulai panik dengan keputusan yang sudah ia buat bersama dengan Austin di kamarnya. “Sekali-kali kita per

