Sorot tajam mata Cahaya menandakan perlawanan, namun kali ini Ryan tidak ingin menjadi pria manis yang memanjakannya dengan kata-kata mesra. Tangan Cahaya memegang pertahanan handuknya dan ingin berdiri. Namun secepat kilat Ryan bergerak merengkuh pinggangnya dan ingin mendudukkan Cahaya di atas pangkuannya. Hal tersebut gagal karena Cahaya dengan mudah membalikkan posisi hingga Ryan terhempas ke lantai dan dia berada di atasnya. Ryan menyeringai, gerakan Cahaya sungguh tak terduga membuat matanya slip. Gadis di depannya ini sangat pandai membaca situasi dan tidak mudah untuk di lawan. "Kamu ingin di atas, gak masalah." "Berhenti bercanda, aku gak suka dipaksa apalagi dilecehkan seperti ini." "Kamu gak percaya sama aku, gimana caranya buat kamu percaya kalau aku cinta sama kamu?" u

