Hidup Bersama

1366 Kata

Helaan napas Ryan berulang kali terlepas dari bibirnya. Hati dan otak saling bertentangan, setengah jiwanya ingin kembali, tidak tenang tetapi setengahnya memilih untuk acuh, tidak boleh terbawa perasaan. Efek kulit yang saling menyentuh, menimbulkan getar cinta yang tidak bisa dianggap remeh. Bagaimana bisa tidak menyentuh, jika yang dihadapinya adalah seseorang yang pernah mengisi ruang hatinya dalam jangka waktu yang lama. Ryan sampai di rumah pada pukul setengah 12 malam. Keadaannya kacau tidak menentu hingga mengabaikan Ratu yang membukakan pintu untuknya. "Yan, Ya Allah, loe dengar gak sih, mbak bilang apa barusan?" sentak Ratu seketika. "Oh, besok jadi kok lamaran," jawabnya, Ratu geleng-geleng kepala karena bukan itu yang dia tanyakan. "Cahaya kemana, kok susah dihubungi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN