Suasana di meja makan terlihat seperti kuburan yang sunyi, tidak ada percakapan apa pun. Jika Ratu memasang tampang acuh, Raja malah memasang tampang kesal yang sesekali melirik sang istri yang juga merengut. Sudah dipastikan bahwa keduanya terlibat perang karena mulut Ratu yang mengadukan perselingkuhan sang istri. Pernikahan mereka memang tidak bisa diselamatkan lagi karena keduanya mempunyai sosok idaman yang lain. Tak berapa lama, pintu rumah dibuka kasar dan dibanting. Ketiganya yang sedang sarapan ini kaget dan menunggu sosok siapa yang datang. Ryan berjalan cepat, menaiki tangga tanpa menyapa ketiga manusia yang sedang melongo menatapnya tanpa bersuara. Sampai di atas pun Ryan kembali membanting pintu kamarnya dan selanjutnya bantingan kasar dari barang-barang yang ada di dalam ka

