72.

1168 Kata

"Selamat Pagi." sapaan itu keluar dari bibir Kania saat wanita itu memasuki area dapur. Wanita itu meraih rambut panjangnya dan mengikatnya dengan tali rambut sebelum membantu Bu Sumi dan Bu Yanti menyiapkan sarapan. "Pagi, Kania." jawab kedua wanita paruh baya itu bersamaan. "Mau masak apa untuk sarapan?" tanya Kania. "Aruna minta sarapan dengan nasi goreng sedangkan Arkana maunya sosis telur sama daging, entah namanya apa. Katanya dia ingin sarapan yang sama seperti punya ayahnya." ucap Bu Sumi. "Benarkah?" sudut bibir Kania naik dengan senyum tidak percaya terlebih lagi beberapa waktu setelah pernikahan Daniel dan Kania, bocah itu sedikit kasar dan menjaga jarak dengan sang ayah sambung, "Kalau begitu biar Kania saja yang buatkan sarapan untuk Arkana." "Tidak perlu Kania. Biar kami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN