"Hai... Ngel, kamu sudah kerja?" suara sedikit cempreng Vivi membuat Angel menoleh seketika. Dia hanya membalasnya dengan senyuman tipis. Sembari melepaskan pelukan tangan tangannya di lengan Alex. "Iya.. Kalau aku tidak kerja, nanti ada yang kangen denganku?" goda Angel. Sembari terkekeh kecil. Melirik ke arah Alex di sampingnya. Bukanya tertawa, laki-laki di depannya itu mengerutkan keningnya semakin dalam, dengan tatapan aneh padanya. "Haha.. Mungkin, dia memang tidak bisa jauh darimu." goda Angel, mendorong Angel dengan siku yang mengenai tubuh Angel. "Iya... Sepertinya dia mulai dekat denganku gara-gara kamu kemarin. Ide kamu bagus sekali." lanjut Angel Alex hanya menghela makanya, lalu memutar badannya membelakangi mereka. "Tidak ada yang lucu aku pergi duluan!" ucap Alex, me

