"Kenapa kamu menangis?" tanya Alex datar. Dia menyandarkan bahu kirinya di pinggiran tiang halte. Angel menoleh mengerutkan dahinya. Memincingkan matanya saat melihat wajah Alex di sampinvnya. Ke dua matanya terus menatap Alex. "Tadi.. Apa yang kamu katakan?" tanya Angel memastikan. Ia menggerakan tubuhnya sedikit menghadap ke arah Alex. "Apa kamu sudah hilang ingatan apa yang kamu lakukan?" tanya Angel lagi. Sementara Alex hanya diam. Ia membuka satu botol air. Ia bentuknya perlahan. Lalu menutupnya kembali. Ke dua matanya fokus menatap ke depan. Ia seakan enggak melihat wajah Angel di sampingnya. "Kenapa kamu masih saja diam?" tanya Angel kesal. Ingin sekali dia membuka mulutnya. agar dia cerita apa masalah sebenarnya hingga dia tega mengacuhkannya dari tadi. "Terus aku mau bicara

