Walaupun kurang beruntung dalam hal asmara, teman-teman Rara mengakui bahwa dirinya beruntung dalam hal karir. Termasuk Indah pun mengakui hal itu, senior Rara di kampusnya itu memang lebih dulu masuk ke Dirgantara, namun dia tidak masalah dengan kehadiran Rara yang sekarang menjadi atasannya. “Serius? Mbak Indah jad anak buah Lo sekarang, Ra?” tanya Hana tidak percaya. “Iya, kadang gak enak tahu, Mbak. Agak gimana gitu,” kata Rara kepada Indah. “Apanya yang gak enak, kan itu bukan mau Lo. Ngomong-ngomong kalian gak ada rencana holiday gitu?” tanya Indah kepada teman-temannya. Wanita itu memang baru saja datang ke apartemen Rara setelah jam pulang kantor berakhir. “Kemana Mbak, kalian ada ide tidak?” tanya Rara kepada teman-temannya. “Bali? Bangkok? Atau Cappadocia?” tanya Faris yang

