PART 40 (END)

1479 Kata

"Dorong sekali lagi, ibu. Kepalanya sudah kelihatan." Dengan tenaga yang masih tersisa, Zee mengejan untuk mengeluarkan bayinya. Tangannya mencengkram erat tangan Azzam. Peluhnya berjatuhan, air matanya pun mengalir merasakan sakit yang luar biasa. "Mass.. Zee nggak kuat lagi," ucapnya lemah. "Kuat, sayang, demi anak kita." Azzam mencoba menguatkan. Ia menciumi wajah Zee berulangkali. Berulangkali juga membisikkan kata-kata cinta dan sayang ditelinga Zee. Air matanya sudah menetes sejak melihat Zee merasa kesakitan karena kontraksi yang semakin lama semakin terasa lebih sakit. Tentu rasa bersalah sangat besar di hati Azzam. Apa yang Zee rasakan saat ini tentu sama dengan yang Zee rasakan dulu saat melahirkan Zhafran. Dan Azzam tak ada disisinya untuk menguatkan. Perjuangan seorang wan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN