PART 30

1496 Kata

Didalam ruangan berukuran tiga kali empat itu, tinggallah Zee, Azzam dan juga Zhafran yang begitu cerianya berceloteh menceritakan hal apapun yang menurutnya menarik. Anak itu terus saja menempel erat pada ayahnya tak ingin ditinggal lagi. Zee hanya terdiam tak berucap apapun. Dirinya duduk di sofa sambil memainkan ponselnya. Padahal tak ada hal yang menarik di dalam ponsel tersebut. Tidak ada hal yang lebih menarik bagi Zee selain melihat tawa kedua orang yang begitu ia cintai. Meskipun Zee masih setia dengan sikapnya mendiamkan Azzam yang seminggu tak ada kabar sama sekali sampai membuat Zhafran demam. Cinta? Ya. Zee masih begitu mencintai Azzam. Tapi hatinya masih kukuh tak ingin menjadi yang kedua. Ia ingin menjadi satu-satunya. Kalau Azzam tak bisa mengabulkannya, mungkin Zee lebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN