Author. Semilir angin malam yang sangat sejuk ini berhasil menerpa beberapa pepohonan rimbun sehingga mengeluarkan suara saling bertabrakan, keadaan seperti ini sangat cocok untuk gadis yang sekarang sedang menikmati angin sejuk ini diatas perbukitan yang menampilkan bulan purnama tepat didepannya, purnama yang sangat besar dan terang seperti lampu raksasa. Anak rambut yang berterbangan tertiup angin ini menutupi wajah cantiknya, dengan lembut ia selipkan anak rambut itu dibalik telinganya sehingga wajah cantik nya itu kembali terlihat dan bersinar akibat bulan purnama didepannya. "Mara?!! ". Teriakan seseorang dari bawah membuatnya menoleh dari atas ia melihat gadis yang tidak kalah cantik darinya, gadis itu yang selama ini dia anggap saudaranya sendiri. Gadis itu berjalan untuk m

