EMPAT PULUH LIMA

2745 Kata

Sabrina perlahan membuka mata nya, terang nya lampu ruangan tersebut langsung menyambut nya. Dia seketika meringis saat merasakan pusing yang luar biasa di kepala nya. Tangan kanan nya terangkat dan memperlihatkan selang infus di sana, dia seketika menghela nafas nya. Ternyata dia masih di dunia. Sabrina mengarahkan mata sayu nya menatap setiap penjuru ruangan rawat nya itu. Sendirian, tidak ada seorang pun yang ada di sini. Apa yang dia harapkan? PopGirl ada di sini? Ck, tidak akan mungkin. Keluarga, apa lagi. Krekk Sabrina mengarahkan pandangan nya saat mendengar pintu kamar itu terbuka, memperlihatkan seorang cowok yang sudah sangat dia kenal tampak berjalan mendekat ke arah nya. Dia tertegun saat sorot mata nya bertemu dengan sorot mata Gevan, tatapan cowok itu mampu menenangkan nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN