DUA PULUH TUJUH

2929 Kata

Gevan melirik pada Sabrina yang sejak pulang dari rumah sakit tempat wanita bernama Lusi itu di rawat, gadis itu tampak lebih pendiam bahkan terkesan melamun. Entah apa yang dia pikirkan? "Lo kenapa Sa?" Tanya Gevan pada akhir nya, sembari menghentikan langkah nya tepat di depan pagar rumah gadis itu. Sabrina ikut menghentikan langkah nya, sembari menatap pada Gevan. Dia lalu menggeleng pelan, dan menyugar rambut sebahu nya ke belakang. Berusaha menenangkan pikiran nya yang sejak tadi terpusat pada wanita paruh baya tersebut. Entah kenapa, mengingat wajah wanita itu seakan membuat perasaan nya tak karuan. Di satu sisi dia heran dengan wanita itu yang selalu memanggil nya Eca, bahkan di dua kali pertemuan mereka. Dia sisi lain, saat dia menatap mata wanita itu seakan dia merasakan ketenan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN