Bagian 20

1081 Kata

“Lah, lo gak pulang Han?” Hana yang sedang menekan-nekan keyboard laptopnya tambah kesal dan dongkol dengan pertanyaan sialan itu. Hana menatap Serena dan Rita yang saat ini sedang menatapnya. Namun, bukannya menjawab, tangan Hana semakin kuat untuk mengetik baris per baris, melebarkan matanya untuk melihat setiap kata demi kata. “Mungkin dia lagi revisi kali Rit, mungkin pak bos lagi ngasih hukuman sama dia!” seru Serena, yang mulai mengemas barang-barangnya. Tidak lupa, tangan Serena bergerak ke arah meja Hana dan meletakkan sebuah coklat batang silverqueen di sana, sebagai bentuk perminta maafan. “Sorry Han, mungkin seharusnya kemaren gue gak ninggalin lo. Tapi….” “Udah pergi aja sono, makasih coklatnya. Tahu aja cara nyuap orang!” seru Hana, yang pada akhirnya tergoda dengan coklat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN