Hasil tes Nara sudah keluar, hasil nya tepat seperti dugaan Nara, ia positif hamil. Sekarang, ia sedang menunggu rujukan ke dokter kandungan. Ambar melihat Nara melamun, ia pun hanya diam, khawatir salah bicara. Ia bertanya tanya kenapa Wildan belum juga datang ke rumah sakit, apa pesan yang dititipkan nya pada tetangga Nara untuk Wildan belum tersampaikan? "Nara, kamu gak mau telpon Ayah?" Nara menggeleng, "Nanti aja, mbak. Aku minta tolong rahasiakan hasil tes ku ya, termasuk ke Zayn." "Apa harus begitu, Ra? Kamu butuh banyak support saat hamil muda." "Mbak aja kabur pas hamil muda. Aku gak kemana mana, cuma gak mau kasih tau siapa pun." Kalimat itu menohok hati Ambar, ia mengeratkan pelukan nya pada Zidan. "Mbak, pulang dulu aja, kasian anak nya. Dia butuh istirahat di tempat ya

