Tidak sia-sia aku menerima Aldi menjadi sekretaris ku, karena kinerjanya benar-benar bikin meleleh. Walaupun dia sedikit kek perempuan tapi aku rasa dia aman-aman saja. "Ok hanya itu saja tidak ada yang lain lagi sekarang kamu bisa keluar." Tintaku mendapatkan anggukan cepat. Aku harus cepat-cepat menyiapkan semuanya yang ada disini supaya kembali pulang kenegaraan ku. Khawatirnya nanti Zahra semakin aneh-aneh berhalusinasi. Kalau di rumah ada mama yang pastinya selalu. Ngejagain dia. "Ok semangat, kita harus cepat menyelesaikan masalah ini, sayang tunggu sebentar lagi setelah itu kita akan pergi dari kota ini." Rencanaku aku mengalihkan pengelolaan kantor ini kepada Rama dan Sinta. Supaya aman, selain mereka berdua aku merasa tidak yakin kepada orang lain. *** Maya POV Hatiku berg

