Anna dan Rakha sudah kembali ke Indonesia. Kembali dengan selamat, dan keadaan yang masih sama. Kembali dengan perasaan yang sama-sama sudah berbeda. Bukan, bukannya Rakha sudah berubah dan sudah mulai mencintai wanita itu, namun, ia hanya merasa bahwa untuk berteman dengan Anna bukan sesuatu yang buruk juga. Dari pada saling bersikap menjengkelkan dan berusaha membuat kesal satu sama lain, lebih baik keduanya bersikap biasa-biasa saja, layaknya teman yang lebih berguna. Sedangkan Anna, kini ia sudah tak begitu memaksakan kehendaknya. Biarlah, ia memang akan tetap berusaha, namun tidak terlalu over seperti kemarin. Selain sedikit lelah, ia juga tidak mau kalau Rakha semakin risih kepadanya. Yang ada, laki-laki itu malah semakin sulit membuka hati nantinya. "Syukurlah, kalian kembali den

