Waktu terus berjalan, tak terasa kini kehamilan Alana sudah memasuki bulan ke delapan. Perutnya sudah semakin besar, dan hal tersebut membuatnya kesulitan bergerak dengan gesit dan cepat. Hingga akhirnya Alana memberikan izin pada Arvan untuk mencari sekretaris baru. Alana tak lepas tangan begitu saja, karena dia ikut menyeleksi orang yang pantas menjadi sekretaris Arvan. Syarat utama adalah harus laki-laki. Alana tak mau Arvan memiliki sekretaris seorang perempuan. Syarat kedua adalah harus mematuhi perintah Alana, termasuk untuk melaporkan setiap kegiatan Arvan saat di kantor maupun di luar kantor ketika ada meeting. Arvan hanya bisa setuju saja dengan syarat yang disebutkan Alana. Tak apalah. Seorang laki-laki bernama Bima, sekretaris di perusahaan cabang yang ditarik ke pusat dan akh

