Bidadari Aku

1551 Kata

"Ya Bella tau aja. Mama pokoknya enggak usah mengharap dia jadi menantu Mama lagi. Pokoknya, dia udah ada yang punya setau Bella." Gadis itu tampak malas menjelaskan. "Ya udahlah. Kalau namanya jodoh, pasti bakal sama kamu juga." Sarah tertawa lirih. Ia tak ingin putrinya terlalu memikirkan tentang jodoh karena Bella baru saja patah hati. "Ma, jadi ... Minggu depan semua persiapan itu selesai begitu saja?" Saat Sarah hendak pergi, Bella mendadak ingin membahas hal itu lagi. Ada yang mengganjal di hatinya. "Pengeluaran Mama terbuang sia-sia. Semua karena ...." Bella menyesal. Karena dirinya yang terlalu gigih dengan pilihannya, kini malah berakhir pahit. Lelaki yang ia cintai malah berkhianat. Sarah menghela napas panjang. Wanita dengan jas kedokteran itu memutar lagi tubuhnya. Lalu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN