"Apaan sih, enggak jelas banget." "Iya. Udah nikung, belagu lagi. Lupa apa dia siapa yang dulu diaduin saat dia lagi butuh. Ya kita-kita lah." Dua gadis di sebelah Bella itu sibuk mengumpat Vina. Berbeda dengan Bella yang khawatir jika Mira salah paham. Sekilas, Bella menatap Mira yang memang pernah mengaku jika dia memendam perasaan pada Adam. "Gais, aku mau bicara sama kalian." Bella menyentuh tangan Mira dan mengajak mereka santai di kafe. "Ada apaan, Bel? Lu kesel enggak sih sama si Vina. Gayanya minta ampun." Melani kembali mengumbar kekesalan saat mereka bertiga hampir sampai di kafe yang mereka tuju. "Udahlah, kalian jangan salahin dia terus. Mungkin dia kesal karena sikap kita yang selalu memojokkan dia juga. Aku anggap ini kesalahanku sendiri. Mungkin Vina memang jodoh ter

