Vano memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi,pikiranya kalut.berharap untuk segera sampai. Setelah sampai lokasi vano bergegas turun dan melihat banyak sekali anggota bram berjaga di depan. Lo dateng juga van."triak david setelah melihat vano. Gak usah banyak bacot!!.Dimana bram?"seru vano. Wow....slow dude.bram ada di dalam."jawab david sambil tertawa dengan angota lainya. Vano pun bergegas masuk tak mempedulikan mereka. Brian pun membukakan pintu untuk vano."hati hati van..bram itu licik."bisik brian. Brian memang anggota bram tapi kali ini dia tidak setuju dengan rencana bram yang curang memanfaatkan kelemahan lawan bukan beradu otot secara gantel. Vano hanya mengangguk dan menrobos masuk. Welcome bro..."sapa bram sambil dudu di kursi dengan muka songongnya.Begitu melihat va

