18. PERTEMUAN

1706 Kata

Tidak ada sesuatu yang berdiri sendiri. Bahkan salam setiap kebahagiaan, selalu terselip sebuah kesedihan meskipun itu kecil. Untuk hal itu, ada banyak hal yang sepatutnya kita syukuri. Namun jika harus memilih salah satu yang paling membuat Rendra merasa senang sekaligus bersyukur adalah dengan melihat sosok yang kini berdiri tak jauh darinya. "Dunia ini memang sempit," celetuk Marisha memecahkan pandangan terpaku sang kakak pada gadis di hadapannya. "Maksudnya apa, Dek?" "E-eh, eng ... nggak pa-pa, Ma," jawab Marisha diplomatis. "Hey, Sayang. Sini dong, kenapa berdiri di situ?" panggil Nadia terhadap sang putri. Setelah berhasil menormalkan suasana hatinya, dengan langkah pelan, Ana menuju ke arah gazebo tersebut. "Selamat sore, Om Bagas, Tante Lily," sapa Ana lantas bergantian me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN