Ngidam 2

1342 Kata

Aku dan wanitaku memasuki ruang praktik dr. Rangga di poli kebidanan. “Selamat pagi Ny. Forza, loh dokter Dhika masuk juga?” tanya dr. Rangga. “Pagi.” jawab wanitaku. Aku mengangguk dan tersenyum “Kan saya yang bikin janji dok, jadi saya ikut masuk.” Jawabku asal. “Oke deh iyain aja ehehe, Ny. Forza gimana apa ada keluhan?” tanya dr. Rangga. “Forza saja dok, saya nggak nyaman di panggil begituan.” “Sekarang kan kamu pasien saya bukan anak koass jadi saya harus sopan dong.” “Nggak apa dok panggil Forza saja.” “Baiklah Forza apa ada keluhan, apa masih ngidam masakan dokter Dhika lagi?” “Alhamdulillah nggak dok, nafas saja yang makin sesak.” “Itu wajar karena perut makin membesar makin menekan diafragma, kalau tidur apa enakan?” “Sudah kurang nyaman sih dok, tapi nggak masa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN