Alina berhasil sembuh dari gangguan jin jahat yang mendiami di dalam tubuhnya. Namun, gadis itu masih saja bisa melihat para tak kasat mata seperti Haris. Alina memutuskan menghabiskan tahun itu di pesantren. Dia dan Haris akan memasuki sekolah saat ujian nanti menjelang begitu juga dengan Rossa. Seminggu atau dua minggu sekali, Indra akan bertanding ke pesantren untuk memastikan keadaan Alina dan Haris. Ustaz Amir memberikan usul untuk membawa murid-murid di pesantren itu untuk berkunjung ke sebuah desa. Dia akan mengadakan tafakur alam ke sebuah desa di Gunung Pelangi. Pagi itu, Alina dan rombongan pesantren sampai di bumi perkemahan yang berada di Gunung Pelangi. Dinamakan seperti itu karena di desa tersebut memiliki air terjun yang memantulkan warna pelangi kala jatuh menuruni mata

