Di rumah, Rumaisyah menunggu kabar dengan berdebar-debar. Ia takut terjadi sesuatu dengan Om Alvin. "Ya Tuhan, bagaimana jika Om Alvin drop lagi?" Rumaisyah benar-benar kebingungan sekarang. "Apa aku cegah ya?" Namun, ia tak mungkin pergi menyusul Sultan. Akhirnya, wanita itu mengambil ponselnya. Barang kali, ia bisa menghubungi Sarah, ia yakin jika Sarah mencegah Sultan, pasti Om Alvin tidak akan tahu, setidaknya sekarang. Rumaisyah pun mengirim pesan pada Sarah, menanyakan gadis itu sedang di mana. Tak butuh waktu lama, pesan balasan pun datang dari Sarah. [Mau kencan lah sama Mas Sultan, kamu lihat Syah, tetap aku pemenangnya.] Membaca pesan balasan itu, Rumaisyah pun merasa lega meski ada rasa sesak di hatinya. "Gak apa, yang penting Mas Sultan gak jadi ngomong sama Om Alvin."

