Persyaratan Nikah

1038 Kata

"Hueek...." Dengan ragu, Sultan membantu memijat tengkuk Rumaisyah. Baru beberapa suap baso, Rumaisyah sudah lari ke wastafel dan muntah di sana. "Ah ...." Rumaisyah menghela napasnya panjang, sudah sedikit lega. "Apa selalu muntah seperti ini?" tanya Sultan cemas. Rumaisyah mengangguk, tetapi kemudian ia menggeleng, tak mau membuat Sultan khawatir padanya. "Gak selalu, cuma tadi basonya bau prengus, makanya aku muntah," jawabnya. "Kalau bau kenapa beli?" tanya Sultan. "Kupikir hujan, enak makan baso," jawab Rumaisyah. Sultan menghela napasnya, ia lalu mengambilkan segelas air hangat dari dispenser. "Ini, minum anget dulu." "Makasih Pak." Sultan kembali ke ruang tamu, ia ambil baso sisa Rumaisyah, lalu membawanya ke dapur dan membuangnya. Tak lupa pria itu mencuci mangkokny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN