"Sebenarnya Papa gak apa," kata Om Alvin begitu Sultan sampai. "Duh, Papa tadi pusing, lemas gitu," kata Sarah. "Ayo Mas, bawa Papa ke rumah sakit." Sultan yang tengah memeriksa ponsel dan melihat panggilan tak terjawab istrinya, akhirnya menyimpan kembali ponselnya dan membantu Om Alvin masuk ke dalam mobil. "Hah, Papa malas ke rumah sakit, yang penting nanti Papa gak mau dirawat, ya!" pinta Om Alvin yang duduk di kursi penumpang belakang. "Iya Pa, yang penting diperiksa, biar Sarah tenang," ucap Sarah. Setelah menutup pintu, Sarah menatap pada kekasihnya. "Makasih ya Mas karena udah mau anterin," ucapnya. "Aku kira Mas masih marah, gak mau anter." Sultan menghela napasnya. "Sudah, ayo berangkat!" Sarah menghela napasnya, rasanya sesak di dadanya melihat sikap Sultan yang ding

